Arti Syair Lagu Cublak-Cublak Suweng dalam Bahasa Indonesia yang Santai : ilyasweb.com

Halo pembaca sekalian, pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai arti syair lagu Cublak-Cublak Suweng dalam bahasa Indonesia yang santai. Lagu ini mungkin sudah familiar di telinga kita, namun masih banyak yang tidak mengetahui arti dari syairnya. Oleh karena itu, dalam artikel ini saya akan membahas secara lengkap mengenai makna dari setiap baris dalam lirik lagu Cublak-Cublak Suweng. Simak ya!

1. Makna dari Syair Lagu Cublak-Cublak Suweng

Sebelum membahas makna dari syair lagu Cublak-Cublak Suweng, mari kita lihat terlebih dahulu lirik lengkapnya.

Lirik Lagu Cublak-Cublak Suweng
Cublak-cublak suweng,
Kue klepon dadi bojo.
Aku dilalahke,
Kau ditendhangke.
Aku dilalahke,
Kau ditendhangke.

Secara harfiah, lagu ini menceritakan tentang seorang pria yang jatuh cinta pada seorang wanita. Namun, jika kita melihat lebih dalam, ternyata setiap baris dalam lirik lagu ini memiliki arti tersendiri. Berikut adalah penjelasan lebih detailnya.

2. Makna dari Baris Pertama

Baris pertama dalam lirik lagu Cublak-Cublak Suweng adalah “Cublak-cublak suweng”. Istilah “cublak-cublak” sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Jawa yang artinya adalah laki-laki pergi ke pasar untuk mencari jodoh. Sedangkan “suweng” adalah sebuah bentuk permainan anak-anak yang menggunakan benda bundar yang digulung dan dipukul menggunakan kayu atau bambu. Dalam konteks lagu, baris ini dapat diartikan sebagai pria yang sedang mencari jodoh dan merasa tertarik pada seorang wanita.

3. Makna dari Baris Kedua

Baris kedua dalam lirik lagu Cublak-Cublak Suweng adalah “Kue klepon dadi bojo”. Kue klepon adalah salah satu jenis kue tradisional yang terbuat dari ketan dan gula merah yang diisi dengan kelapa parut. Sedangkan “bojo” adalah istilah dalam bahasa Jawa yang artinya adalah istri. Dalam konteks lagu, baris ini dapat diartikan sebagai pria yang ingin menjadikan wanita yang ia sukai sebagai calon istri.

4. Makna dari Baris Ketiga

Baris ketiga dalam lirik lagu Cublak-Cublak Suweng adalah “Aku dilalahke”. Istilah “dilalahke” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang artinya adalah ditolak atau diabaikan. Dalam konteks lagu, baris ini dapat diartikan sebagai pria yang merasa ditolak atau tidak mendapat perhatian dari wanita yang ia sukai.

5. Makna dari Baris Keempat

Baris keempat dalam lirik lagu Cublak-Cublak Suweng adalah “Kau ditendhangke”. Istilah “ditendhangke” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang artinya adalah diterima atau disayang. Dalam konteks lagu, baris ini dapat diartikan sebagai wanita yang ditolak oleh pria yang ia sukai dan akhirnya menemukan seseorang yang menerima dan menyayanginya.

6. FAQ

7. Apa saja istilah dalam bahasa Jawa yang digunakan dalam lirik lagu Cublak-Cublak Suweng?

Ada beberapa istilah dalam bahasa Jawa yang digunakan dalam lirik lagu Cublak-Cublak Suweng, yaitu “cublak-cublak” yang artinya laki-laki pergi ke pasar untuk mencari jodoh, “suweng” yang artinya bentuk permainan anak-anak yang menggunakan benda bundar yang digulung dan dipukul menggunakan kayu atau bambu, “kue klepon” yang merupakan salah satu jenis kue tradisional yang terbuat dari ketan dan gula merah yang diisi dengan kelapa parut, “bojo” yang artinya istri, “dilalahke” yang artinya ditolak atau diabaikan, dan “ditendhangke” yang artinya diterima atau disayang.

8. Apakah lagu Cublak-Cublak Suweng memiliki makna yang dalam?

Secara harfiah, lagu ini menceritakan tentang seorang pria yang jatuh cinta pada seorang wanita. Namun, jika kita melihat lebih dalam, ternyata setiap baris dalam lirik lagu ini memiliki arti tersendiri yang mengandung pesan moral yang dapat diambil.

9. Apa pesan moral yang dapat diambil dari lirik lagu Cublak-Cublak Suweng?

Pesan moral yang dapat diambil dari lirik lagu Cublak-Cublak Suweng adalah tentang ketulusan dan keteguhan hati dalam mencari pasangan hidup. Selain itu, lagu ini juga mengajarkan tentang menerima keputusan dan menjalani hidup dengan sabar dan ikhlas.

10. Apakah lagu ini masih populer di kalangan masyarakat Indonesia saat ini?

Meskipun lagu ini sebenarnya berasal dari zaman kolonial Belanda, namun masih banyak masyarakat Indonesia yang mengenal dan menyukai lagu ini hingga saat ini. Lagu ini juga sering diputar di acara-acara tradisional seperti pernikahan, khitanan, dan acara adat lainnya.

11. Kesimpulan

Demikianlah artikel mengenai arti syair lagu Cublak-Cublak Suweng dalam bahasa Indonesia yang santai. Dari pembahasan di atas, kita dapat mengetahui bahwa setiap baris dalam lirik lagu ini memiliki makna tersendiri yang dapat diartikan sebagai pesan moral yang mengandung nilai-nilai kehidupan yang sangat penting. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita semua. Terima kasih telah membaca!

Sumber :